Nikmatnya Melaju di Kereta Peluru Tianjin-Beijing

18 Sep 2011

bullet train

bullet train

Membayangkan melaju dengan kecepatan 300km/jam di darat rasanya seperti naik mobil formula one, penuh liukan maupun getaran dan tentu menimbulkan rasa mual. Namun hal tersebut tidak terjadi ketika saya mencoba naik kereta peluru (bullet train) dari Tianjin ke Beijing Cina.

Perjalanan kali ini merupakan perjalanan pertama kali menuju Beijing dengan rute Bandung - Kuala Lumpur - Tianjin dengan pesawat AirAsia dilanjut Tianjin - Beijing dengan kereta peluru. Dari airport Binhai Tianjin menuju RailwayStation Tianjin saya naik shuttle bus dengan tarif seharga 10 yuan. Tiba di train station Tianjin langsung membeli tiket jurusan Beijing seharga 55 yuan/orang jangan lupa siapkan paspor sebagai identitas di tiket.
Komunikasi dalam bahasa Inggris tidak terlalu diperlukan cukup dengan bahasa isarat atau bahasa tarzan serta saya sudah mempersiapkan tulisan kota tujuan dalam huruf Cina (gampang saja, cari di internet lalu di print). Kode kereta peluru Tianjin-Beijing berawalan C misalnya C2021, kereta ini berangkat setiap 20 menit sekali jadi jangan khawatir kehabisan kursi, hanya harus tepat waktu 15 menit sebelum berangkat sudah siap di depan “gate” yang ditentukan. Perhatikan tiket, ada info no. gate, grebong dan nomor kursi.Suasana di ruang tunggu yang luas dan modern memang ramai karena banyak sekali orang yang akan bepergian ke berbagai tujuan.

Tianjin ke Beijing memiliki jarak sekitar 120 km ditempuh dengan kereta peluru dalam waktu 30 menit. Gerbongnya bersih dan rapih. Kereta melaju semakin lama semakin cepat namun tidak terasa ada getaran atau goncangan yang menyentak bahkan deru suarapun nyaris tak terdengar. Di layar terpampang info kecepatan saat ini 298km/jam serta suhu udara diluar 21C. Pemandangan di luar disuguhi kota yang sedang membangun serta perkebunan perkebunan yang menghijau di luar kota.

Perjalanan selama 30 menit tidak terasa, kereta sedikit demi sedikit melambat dan akhirnya berhenti di south Beijing railwaystation. Keluar dari railways station langsung saja cari antrian taxi resmi yang pakai argometer karena disekitar lorong keluar station banyak juga yang menawarkan taxi tidak resmi dengan harga selangit.

Selanjutnya ….. Beijing dan Greatwall


TAGS bullet train tianjin beijing


-

Author

Follow Me